BerandaQ&A CryptoApakah Polymarket judi atau instrumen keuangan CFTC?
Proyek Kripto

Apakah Polymarket judi atau instrumen keuangan CFTC?

2026-03-11
Proyek Kripto
Pasar prediksi pemilihan Polymarket di New Jersey menghadapi pengawasan, dengan mantan Gubernur Chris Christie menuduh pelanggaran undang-undang perjudian negara bagian. Polymarket membantah, menegaskan bahwa platformnya melibatkan perdagangan instrumen keuangan. Mereka mengklaim yurisdiksi eksklusif di bawah Commodity Futures Trading Commission (CFTC), yang membedakan operasinya dari perjudian tradisional.

Dilema Polymarket: Perjudian atau Keuangan Terregulasi?

Dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang sedang berkembang pesat terus mendobrak batasan kerangka regulasi tradisional, dan hanya sedikit bidang yang menyoroti ketegangan ini setajam pasar prediksi (prediction markets). Di pusat kontroversi baru-baru ini adalah Polymarket, sebuah platform yang memungkinkan pengguna untuk berdagang berdasarkan hasil dari peristiwa masa depan, mulai dari pemilihan politik hingga indikator ekonomi dan pencapaian budaya populer. Operasional Polymarket telah menarik pengawasan ketat, terutama terkait pasar yang berhubungan dengan pemilu, seperti pemilihan Gubernur New Jersey. Mantan Gubernur New Jersey Chris Christie secara terbuka mengkritik platform tersebut, menuduh bahwa mereka melanggar undang-undang perjudian negara bagian. Namun, Polymarket dengan tegas membela aktivitasnya, menyatakan bahwa mereka memfasilitasi perdagangan instrumen keuangan yang sah di bawah wewenang eksklusif Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Ketidaksepakatan mendasar ini merupakan inti dari debat regulasi yang lebih luas, mengajukan pertanyaan kritis tentang sifat pasar prediksi berbasis blockchain dan tempat mereka dalam lanskap keuangan dan hukum yang sudah mapan.

Memahami Pasar Prediksi: Sebuah Panduan Dasar

Untuk memahami sepenuhnya kompleksitas debat Polymarket, penting untuk terlebih dahulu memahami apa itu pasar prediksi dan bagaimana platform seperti Polymarket beroperasi.

Apa itu Pasar Prediksi?

Pada intinya, pasar prediksi adalah bursa di mana individu dapat membeli dan menjual "saham" atau kontrak yang mewakili kemungkinan terjadinya suatu peristiwa masa depan tertentu. Berbeda dengan jajak pendapat atau survei tradisional, yang hanya mengukur opini publik, pasar prediksi menciptakan insentif nyata bagi para peserta untuk memberikan prakiraan secara akurat. Harga saham dalam suatu hasil secara langsung mencerminkan keyakinan kolektif pasar terhadap probabilitas terjadinya hasil tersebut.

Berikut adalah rincian sederhananya:

  • Peristiwa: Pasar dibuat berdasarkan peristiwa masa depan yang terdefinisi dengan baik dengan hasil yang jelas dan dapat diverifikasi (misalnya, "Apakah Kandidat X akan memenangkan pemilu?", "Apakah S&P 500 akan ditutup di atas Y poin pada tanggal Z?").
  • Saham/Kontrak: Untuk setiap kemungkinan hasil, sebuah "saham" atau "kontrak" dibuat. Jika suatu hasil terjadi, sahamnya akan membayar jumlah tetap (biasanya $1). Jika tidak terjadi, saham tersebut membayar $0.
  • Perdagangan: Pengguna membeli dan menjual saham ini di pasar terbuka. Harga berfluktuasi berdasarkan penawaran dan permintaan. Sebagai contoh, jika saham "Ya" untuk suatu peristiwa diperdagangkan pada $0,70, itu menyiratkan pasar percaya ada peluang 70% peristiwa tersebut akan terjadi.
  • Resolusi: Setelah peristiwa terjadi dan hasilnya diverifikasi, pasar diselesaikan (resolved). Peserta yang memegang saham dari hasil yang menang akan dibayar $1 per saham. Mereka yang memegang saham dari hasil yang kalah tidak menerima apa pun.

Mekanisme ini sering disebut sebagai alat yang ampuh untuk agregasi informasi, karena peserta termotivasi secara finansial untuk memanfaatkan pengetahuan mereka dan memprediksi secara akurat. Hal ini memungkinkan pembaruan probabilitas secara real-time dan berkelanjutan, yang sering kali terbukti lebih akurat daripada metode jajak pendapat tradisional, terutama untuk peristiwa yang kompleks.

Mekanisme Polymarket

Polymarket menggunakan teknologi blockchain untuk memfasilitasi pasar prediksinya, membawa beberapa karakteristik berbeda pada operasionalnya:

  • Penyelesaian dengan Mata Uang Kripto: Semua transaksi di Polymarket dilakukan menggunakan mata uang kripto, terutama USDC (stablecoin yang dipatok ke dolar AS) di jaringan Polygon. Hal ini memungkinkan transaksi cepat, berbiaya rendah, dan aksesibilitas global, melewati jalur perbankan tradisional.
  • Automated Market Makers (AMM): Polymarket sering menggunakan model AMM, serupa dengan yang ditemukan di bursa terdesentralisasi (DEX), untuk memfasilitasi perdagangan. Ini memungkinkan pengguna untuk berdagang melawan kolam likuiditas (liquidity pool) daripada langsung melawan pengguna lain, memastikan ketersediaan pasar yang berkelanjutan.
  • Smart Contract: Aturan untuk setiap pasar, termasuk kondisi resolusi dan mekanisme pembayaran, dikodekan ke dalam smart contract di blockchain. Ini memperkenalkan tingkat transparansi dan imutabilitas yang tinggi, karena kontrak dieksekusi secara otomatis setelah hasil peristiwa diverifikasi oleh oracle (penyedia data) yang ditunjuk.
  • Pembuatan Pasar: Meskipun Polymarket mencantumkan banyak pasarnya sendiri, platform ini juga memungkinkan pengguna untuk mengusulkan dan membuat pasar baru, dengan tunduk pada proses peninjauan dan persetujuan untuk memastikan kejelasan dan verifikasi hasil.
  • Akses Global (dengan catatan): Dengan memanfaatkan blockchain, Polymarket menargetkan basis pengguna global. Namun, platform ini menerapkan pembatasan geografis dan prosedur "know your customer" (KYC) untuk mematuhi regulasi di yurisdiksi tertentu, terutama Amerika Serikat. Ini adalah poin krusial dalam klaim kepatuhan regulasinya.

Inti Perselisihan: Perjudian vs. Instrumen Keuangan

Pertempuran hukum dan filosofis utama berpusat pada klasifikasi pasar prediksi. Apakah mereka sekadar bentuk perjudian yang canggih, atau apakah mereka mewakili instrumen keuangan yang sah yang mirip dengan futures atau opsi?

Argumen "Perjudian"

Kritikus, termasuk mantan Gubernur Christie, sering berargumen bahwa pasar prediksi seperti Polymarket sangat mirip dengan operasi perjudian tradisional. Argumen mereka biasanya bergantung pada poin-poin berikut:

  • Mempertaruhkan Modal pada Ketidakpastian: Dalam perjudian, peserta mempertaruhkan uang pada peristiwa masa depan yang tidak pasti dengan harapan mendapatkan pengembalian yang lebih tinggi. Pasar prediksi berbagi karakteristik ini: pengguna mempertaruhkan modal pada hasil dari peristiwa yang tidak dapat mereka pengaruhi secara langsung.
  • Potensi Keuntungan atau Kerugian: Sama seperti taruhan olahraga atau permainan kasino, pengguna di Polymarket dapat memperoleh keuntungan jika hasil yang mereka prediksi terjadi atau kehilangan modal mereka jika tidak.
  • Fokus pada Peristiwa Masa Depan: Sifat dasar pasar prediksi melibatkan spekulasi pada peristiwa masa depan, yang merupakan ciri khas dari banyak aktivitas perjudian.
  • Undang-Undang Perjudian Tingkat Negara Bagian: Sebagian besar negara bagian AS memiliki undang-undang ketat yang mengatur perjudian, mewajibkan lisensi, mengenakan pajak, dan sering kali melarang operasi yang tidak sah. Undang-undang ini biasanya dirancang untuk melindungi konsumen, mencegah penipuan, dan mengendalikan dampak sosial dari perjudian. Kritikus berpendapat bahwa pasar prediksi menghindari kerangka hukum yang telah ditetapkan ini.
  • Kurangnya Aset Dasar yang Nyata: Tidak seperti indeks saham futures yang didasarkan pada nilai perusahaan yang mendasarinya, atau komoditas futures yang didasarkan pada barang fisik, pasar prediksi politik didasarkan pada peristiwa abstrak. Sifat abstrak ini membuatnya terasa kurang seperti keuangan tradisional bagi beberapa kritikus.

Argumennya adalah terlepas dari teknologi yang digunakan atau efisiensi pasarnya, jika aktivitas intinya adalah memasang taruhan pada peristiwa masa depan, itu termasuk dalam payung perjudian dan harus diatur sebagaimana mestinya oleh otoritas negara bagian.

Argumen "Instrumen Keuangan"

Polymarket, dan banyak pendukung pasar prediksi, dengan keras menolak label "perjudian". Mereka menegaskan bahwa platform mereka berurusan dengan instrumen keuangan, khususnya kontrak peristiwa atau derivatif, yang seharusnya berada di bawah yurisdiksi eksklusif CFTC.

  • Derivatif dan Futures: Ini adalah landasan pembelaan Polymarket. Dalam keuangan tradisional, derivatif adalah kontrak keuangan yang nilainya diturunkan dari aset dasar, tolok ukur, atau indeks. Kontrak berjangka (futures), jenis derivatif yang umum, adalah perjanjian untuk membeli atau menjual aset pada harga yang telah ditentukan pada waktu tertentu di masa depan. Polymarket berargumen bahwa kontrak peristiwanya analog dengan ini:
    • "Aset" Dasar: "Aset" yang mendasari adalah hasil peristiwa tertentu (misalnya, "Apakah Kandidat X akan menang?").
    • Derivasi Nilai: Nilai kontrak (harga saham) diturunkan dari probabilitas yang dirasakan dari hasil tersebut.
    • Fungsi Pasar: Pasar-pasar ini melayani fungsi yang serupa dengan pasar derivatif tradisional, yang memungkinkan spekulasi, lindung nilai (hedging) terhadap risiko dunia nyata (misalnya, pemilik bisnis yang melakukan hedging terhadap hasil politik yang berdampak pada operasional mereka), dan penemuan harga (price discovery).
  • Yurisdiksi CFTC: Commodity Exchange Act (CEA) memberikan wewenang luas kepada CFTC atas kontrak berjangka, opsi, dan swap. Argumen Polymarket bersandar pada klausul "yurisdiksi eksklusif" dari CEA, yang menyatakan bahwa CFTC memiliki otoritas regulasi tunggal atas kontrak berjangka komoditas. Jika kontrak pasar prediksi memang merupakan komoditas atau derivatif, maka hukum federal (CEA) akan mengungguli undang-undang perjudian negara bagian.
    • Definisi "Komoditas": Definisi "komoditas" dalam CEA sangat luas, mencakup tidak hanya produk pertanian dan logam, tetapi juga "semua layanan, hak, dan kepentingan di mana kontrak untuk pengiriman di masa depan saat ini atau di masa depan diperdagangkan." Definisi ekspansif ini sering dikutip oleh proyek-proyek kripto yang mencoba masuk ke bawah pengawasan CFTC.
    • Transaksi Komoditas Ritel: Bagian tertentu dari CEA, Bagian 2(c)(2)(D), mengatur "transaksi komoditas ritel." Klausul ini umumnya mengharuskan transaksi komoditas ritel di luar bursa (bukan di bursa teregulasi) untuk menghasilkan "pengiriman aktual" komoditas tersebut. Namun, ada pengecualian untuk kontrak yang "diselesaikan secara tunai" (cash-settled). Kontrak Polymarket diselesaikan secara tunai ($1 per saham jika berhasil), yang bisa menjadi poin kunci dalam argumen mereka untuk menghindari klasifikasi sebagai transaksi komoditas ritel luar bursa yang ilegal yang memerlukan pengiriman fisik.

Dari perspektif Polymarket, mereka memfasilitasi pasar keuangan yang canggih untuk transfer informasi dan risiko, berbeda dari sekadar permainan keberuntungan.

Labirin Regulasi: Preseden Masa Lalu dan Tantangan Saat Ini

Lanskap regulasi untuk pasar prediksi di AS terkenal sangat kompleks dan penuh dengan tantangan, sebagian besar karena kehati-hatian historis CFTC.

Sikap CFTC terhadap Pasar Prediksi

CFTC memiliki sejarah panjang dan bernuansa dengan pasar prediksi, yang sering kali ditandai dengan penolakan dan skeptisisme:

  • Petisi Awal (misalnya, IEM): Iowa Electronic Markets (IEM), sebuah pasar prediksi akademis, beroperasi selama puluhan tahun di bawah "no-action relief" dari CFTC, yang menunjukkan bahwa lembaga tersebut tidak akan melakukan penegakan hukum. Namun, hal ini sering diberikan dengan syarat ketat (misalnya, nirlaba, tujuan pendidikan, ukuran kontrak kecil).
  • Penolakan Proposal Komersial: Ketika entitas komersial berusaha meluncurkan pasar serupa, terutama untuk hasil politik, CFTC sering menolaknya. Alasan utama penolakan biasanya meliputi:
    • Peristiwa "Permainan" atau "Imoral": CFTC secara historis mengkhawatirkan pasar yang dapat ditafsirkan sebagai perjudian atau berkaitan dengan "aktivitas permainan," atau yang mungkin melibatkan peristiwa "imoral" (misalnya, "pasar pembunuhan" dilarang keras). Meskipun pemilihan politik tidak imoral, lembaga tersebut sering kesulitan membedakannya dari permainan dalam konteks komersial.
    • Kekhawatiran "Kepentingan Publik": CFTC harus memastikan bahwa pasar yang teregulasi beroperasi demi "kepentingan publik." Lembaga ini telah menyatakan kekhawatiran bahwa pasar prediksi politik berpotensi memengaruhi pemilu, dimanipulasi, atau mengalihkan sumber daya dari aktivitas keuangan yang lebih tradisional tanpa manfaat ekonomi yang jelas.
    • Kurangnya "Tujuan Ekonomi": Agar kontrak derivatif dianggap sah di bawah CEA, kontrak tersebut umumnya perlu melayani tujuan ekonomi, seperti penemuan harga atau lindung nilai. Meskipun pendukung berpendapat bahwa pasar prediksi melayani tujuan-tujuan ini, regulator sering kali tidak yakin, terutama untuk pasar baru atau politik.
  • Saga PredictIt: Mungkin preseden yang paling relevan bagi Polymarket adalah kasus PredictIt. PredictIt, pasar prediksi politik lainnya, beroperasi selama bertahun-tahun di bawah "no-action letter" dari CFTC. Namun, pada tahun 2022, CFTC tiba-tiba mencabut surat ini dan memerintahkan PredictIt untuk menghentikan operasinya. Keputusan ini mengejutkan komunitas pasar prediksi dan menggarisbawahi status regulasi yang genting dari platform-platform ini. CFTC menyatakan bahwa PredictIt beroperasi di luar lingkup bantuan no-action aslinya. Langkah ini menyoroti ketidaknyamanan lembaga tersebut yang berkelanjutan terhadap pasar prediksi politik yang beroperasi dalam skala besar.

Otoritas Negara Bagian vs. Federal

Perselisihan ini juga menyoroti tantangan federalisme klasik dalam sistem hukum AS:

  • Undang-Undang Perjudian Negara Bagian: Negara bagian secara tradisional mengatur perjudian di dalam perbatasan mereka. Mereka berargumen bahwa jika suatu aktivitas terlihat seperti perjudian, itu harus masuk ke bawah yurisdiksi mereka untuk perlindungan konsumen, perpajakan, dan perizinan.
  • Hukum Komoditas Federal: "Yurisdiksi eksklusif" CFTC atas kontrak berjangka dan komoditas adalah doktrin preemption yang kuat. Jika kontrak Polymarket memang dianggap komoditas, maka hukum federal kemungkinan besar akan mengesampingkan larangan perjudian negara bagian.
  • Area Abu-Abu: Masalah muncul di area abu-abu di mana undang-undang perjudian negara bagian berpotensi tumpang tindih dengan definisi luas "komoditas" di bawah hukum federal. Kurangnya panduan legislatif eksplisit tentang pasar prediksi berbasis blockchain membiarkan tumpang tindih ini terbuka untuk interpretasi dan litigasi.

Faktor Blockchain dan Desentralisasi

Meskipun Polymarket sendiri adalah entitas terpusat yang beroperasi di blockchain, teknologi yang mendasarinya (blockchain, smart contract, USDC) menambah lapisan kompleksitas lainnya:

  • Yurisdiksi Atas Protokol Blockchain: Regulator kesulitan menerapkan undang-undang yang ada pada protokol yang terdesentralisasi dan tanpa izin (permissionless), terutama yang mungkin tidak memiliki entitas hukum yang jelas yang bertanggung jawab atas operasionalnya. Bahkan untuk entitas terpusat seperti Polymarket yang memanfaatkan blockchain, sifat teknologi yang global dan tanpa batas memperumit penegakan hukum.
  • Transparansi vs. Anonimitas: Meskipun transaksi blockchain bersifat transparan, peserta sering kali dapat mempertahankan tingkat pseudonimitas, membuat kepatuhan KYC/AML menantang bagi sistem yang benar-benar terdesentralisasi. Implementasi KYC oleh Polymarket mencoba memitigasi hal ini, tetapi ini menyoroti gesekan antara regulasi keuangan tradisional dan etos kripto.

Implikasi dan Masa Depan Pasar Prediksi

Debat yang sedang berlangsung memiliki implikasi signifikan bagi Polymarket, industri kripto yang lebih luas, dan potensi evolusi pasar keuangan.

Bagi Polymarket dan Platform Serupa

  • Risiko Hukum dan Hambatan Operasional: Polymarket menghadapi risiko hukum yang substansial, termasuk potensi denda, perintah penghentian (cease-and-desist), dan pembatasan kemampuannya untuk melayani pelanggan AS. Tantangan hukum dari otoritas negara bagian, dikombinasikan dengan skeptisisme historis CFTC, menciptakan lingkungan operasional yang tidak pasti.
  • Kepercayaan Pengguna dan Adopsi: Ketidakpastian regulasi dapat menghalangi calon pengguna dan investor institusional, yang berdampak pada likuiditas dan pertumbuhan. Keputusan yang pasti, baik yang menguntungkan maupun tidak, akan memberikan kejelasan yang sangat dibutuhkan.
  • Inovasi vs. Regulasi: Kemampuan platform untuk berinovasi dan memperluas penawaran pasarnya dapat terhambat jika dipaksa masuk ke dalam kotak regulasi yang sempit atau ditutup sepenuhnya.

Bagi Industri Kripto

  • Penetapan Preseden: Hasil dari pertempuran regulasi Polymarket dapat menetapkan preseden krusial bagi bagaimana aplikasi DeFi baru lainnya dan instrumen keuangan berbasis blockchain diperlakukan di AS. Ini akan menguji batas-batas yurisdiksi CFTC di ruang aset digital.
  • Regulasi Kripto yang Lebih Luas: Kasus ini merupakan lambang dari perjuangan yang lebih luas untuk menyesuaikan kripto ke dalam kerangka regulasi yang ada. Kemenangan bagi Polymarket dapat memperkuat argumen bagi CFTC sebagai regulator utama untuk banyak aset kripto, sementara kekalahan dapat memperkuat seruan untuk undang-undang kripto baru yang dibuat khusus atau peningkatan keterlibatan SEC.
  • Inovasi vs. Perlindungan Konsumen: Regulator selalu menyeimbangkan antara mendorong inovasi dengan melindungi konsumen dan menjaga integritas pasar. Kasus Polymarket akan menguji apakah pasar prediksi dipandang sebagai alat yang berharga untuk informasi atau sebagai produk perjudian yang secara inheren berisiko.

Potensi Nilai Pasar Prediksi

Di luar definisi hukum, penting untuk mengakui manfaat yang diklaim dari pasar prediksi, yang menurut pendukungnya membedakan mereka dari sekadar perjudian:

  • Agregasi Informasi dan Prakiraan: Penelitian telah menunjukkan bahwa pasar prediksi bisa sangat akurat dalam meramalkan hasil, seringkali mengungguli jajak pendapat dan opini ahli. Mereka mengagregasi "kebijaksanaan massa" (wisdom of the crowds).
  • Penemuan Harga (Price Discovery): Dalam keuangan tradisional, pasar berjangka sangat penting untuk penemuan harga. Pasar prediksi menawarkan mekanisme serupa untuk menentukan probabilitas tersirat dari suatu peristiwa, yang dapat berharga bagi bisnis, pembuat kebijakan, dan peneliti.
  • Lindung Nilai Risiko Dunia Nyata: Bisnis atau individu mungkin menggunakan pasar prediksi untuk melakukan lindung nilai terhadap risiko peristiwa tertentu (misalnya, sebuah perusahaan yang memprediksi perubahan kebijakan pemerintah yang dapat berdampak pada operasionalnya).
  • Penelitian dan Pendidikan: Platform seperti IEM telah lama digunakan untuk penelitian akademis tentang efisiensi pasar dan perilaku manusia.

Manfaat potensial ini membentuk kontra-narasi yang kuat terhadap label "perjudian", menyoroti kegunaan mereka di luar sekadar hiburan atau keuntungan spekulatif.

Menavigasi Nuansa: Apa yang Harus Diketahui Pengguna Kripto

Bagi pengguna kripto yang berinteraksi dengan platform seperti Polymarket, memahami ambiguitas regulasi yang sedang berlangsung adalah hal yang terpenting.

  • Ketidakpastian Hukum adalah Risiko: Status hukum pasar prediksi di AS tetap sangat tidak pasti. Bahkan jika Polymarket percaya bahwa mereka patuh, regulator mungkin tidak setuju, yang mengarah pada tindakan penegakan hukum.
  • Potensi Pembekuan Dana atau Penutupan Platform: Jika terjadi tindakan regulasi yang merugikan, platform dapat dipaksa untuk menghentikan operasional, membekukan dana, atau membatasi akses bagi pengguna, terutama mereka yang berada di AS. Situasi PredictIt berfungsi sebagai pengingat nyata akan kemungkinan ini.
  • Status Hukum Keuntungan yang Ambigis: Karakterisasi hukum dari keuntungan yang diperoleh dari platform ini (misalnya, sebagai kemenangan judi vs. keuntungan modal dari perdagangan keuangan) dapat memiliki implikasi pajak dan hukum bagi individu.
  • Tetap Terinformasi: Pengguna harus secara aktif memantau perkembangan regulasi, terutama terkait CFTC dan komisi perjudian negara bagian. Lanskap regulasi untuk kripto bersifat dinamis dan dapat berubah dengan cepat.
  • Pahami Syarat dan Ketentuan: Selalu tinjau syarat layanan platform, terutama mengenai pembatasan geografis, persyaratan KYC, dan bagaimana perselisihan atau tindakan regulasi ditangani.

Dilema Polymarket lebih dari sekadar perselisihan hukum; ini adalah momen penting dalam evolusi keuangan digital. Hal ini memaksa evaluasi ulang tentang bagaimana kita mengkategorikan dan mengatur aktivitas ekonomi baru yang difasilitasi oleh teknologi blockchain. Apakah pasar prediksi akhirnya mendarat tepat di ranah instrumen keuangan yang teregulasi atau diturunkan ke sarang perjudian akan secara signifikan membentuk masa depan mereka dan menetapkan preseden bagi ekosistem kripto yang lebih luas.

Artikel Terkait
Bagaimana HeavyPulp Menghitung Harga Real-Time-nya?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana Instaclaw memberdayakan otomatisasi pribadi?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana EdgeX memanfaatkan Base untuk perdagangan DEX lanjutan?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana token ALIENS memanfaatkan minat UFO di Solana?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana EdgeX menggabungkan kecepatan CEX dengan prinsip DEX?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana anjing menginspirasi token 7 Wanderers Solana?
2026-03-24 00:00:00
Apa itu memecoin, dan mengapa mereka sangat volatil?
2026-03-24 00:00:00
Apa itu harga dasar NFT, Contoh oleh Moonbirds?
2026-03-18 00:00:00
Bagaimana Aztec Network mencapai kontrak pintar yang rahasia?
2026-03-18 00:00:00
Bagaimana Aztec Protocol Menawarkan Privasi yang Dapat Diprogram di Ethereum?
2026-03-18 00:00:00
Artikel Terbaru
Bagaimana EdgeX memanfaatkan Base untuk perdagangan DEX lanjutan?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana EdgeX menggabungkan kecepatan CEX dengan prinsip DEX?
2026-03-24 00:00:00
Apa itu memecoin, dan mengapa mereka sangat volatil?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana Instaclaw memberdayakan otomatisasi pribadi?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana HeavyPulp Menghitung Harga Real-Time-nya?
2026-03-24 00:00:00
Apa yang Mendorong Nilai Koin ALIENS di Solana?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana token ALIENS memanfaatkan minat UFO di Solana?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana anjing menginspirasi token 7 Wanderers Solana?
2026-03-24 00:00:00
Bagaimana Sentimen Mendorong Harga Ponke di Solana?
2026-03-18 00:00:00
Bagaimana karakter menentukan utilitas memecoin Ponke?
2026-03-18 00:00:00
Acara Populer
Promotion
Penawaran Waktu Terbatas untuk Pengguna Baru
Manfaat Eksklusif Pengguna Baru, Hingga 50,000USDT

Topik Hangat

Kripto
hot
Kripto
164 Artikel
Technical Analysis
hot
Technical Analysis
0 Artikel
DeFi
hot
DeFi
0 Artikel
Indeks Ketakutan dan Keserakahan
Pengingat: Data hanya untuk Referensi
27
Takut
Topik Terkait
FAQ
Topik HangatAkunDeposit/PenarikanAktifitasFutures
    default
    default
    default
    default
    default